.

Minggu, 11 September 2011

AD LINE 8 & 9 September 2011

Untuk AD LINE 8 & 9 September dapat langsung anda download disini.


Good Luck...

Kamis, 08 September 2011

AD LINE 7 September 2011

AD LINE pada 7 September 2011 dapat anda donload langsung disini.

Good Luck...

Rabu, 07 September 2011

AD LINE 6 September 2011

Untuk men-download AD LINE 6 September 2011, dapat langsung klik disini.

Good Luck...

GTBO 7 September 2011 - BUY

Sudah cukup lama saya mengamati saham ini. Akhirnya sinyal buy datang juga di saat yang tepat. Mari kita lihat chart GTBO berikut ini:

Selasa, 06 September 2011

AD LINE 5 September 2011

Sebelumnya, saya mohon maaf untuk data AD LINE pada posting tanggal 2 September 2011 mengenai data AD LINE. Pada data AD LINE tersebut terdapat kesalahan posting tanggal, sehingga keseluruhan datanya menjadi salah. Untuk mendownload yang sudah terupdate dapat langsung klik disini.

Data tersebut sudah termasuk data untuk 5 September 2011. Anda bisa menghapus AD LINE lama anda di The Downloader. Untuk kesalahan ini, sekali lagi saya mohon maaf. Semoga tidak merepotkan anda. 


Good Luck...

Senin, 05 September 2011

IHSG - 5 September 2011

Setelah sempat terlihat cerah selama beberapa hari, tiba-tiba saja sedikit selentingan negatif membuat merah seluruh market yang ada di dunia. Kabar menyedihkan tentang laporan tenaga kerja di Amerika lah yang menjadi penyebabnya. Beberapa analis dan pakar bahkan menyatakan komentar negatif tentang masa depan Amerika. Setelah sempat hijau rindang, sekarang kebakaran lagi rupanya. Apa anda bingung dengan kondisi market akhir-akhir ini? Tenang saja, saya juga kok. Hahahaha... Memang mebingunkan, bahkan mungkin lebih pantas disebut memusingkan... Market akhir-akhir ini terlihat sulit untuk dicermati dan sangat volatil.

Nah, lantas bagaimana dengan IHSG kita tercinta? Nampaknya, akan bernasib sama dengan kondisi market yang ada di seluruh dunia. Kelihatannya setelah liburan panjang barusan ini, market akan dibuka memerah juga. Rupanya ungkapan "I hate Monday" sangat cocok untuk hari ini.

Lalu apakah koreksi ini merupakan tanda bahaya? Saya rasa belum. Untuk lebih jelas, mari kita lihat chart-chart berikut :


Jumat, 02 September 2011

Advance Decline Line - Metode Efektif untuk Memprediksi Market

Selamat Idul Fitri bagi anda semua yang merayakan. Mohon maaf lahir dan batin jika Belajar Teknikal punya salah (semoga saja tidak ada. Hehehehe...). Di hari yang indah ini, tentu akan terasa semakin bahagia jika kita dapat membagikan sesuatu untuk orang lain. Sudah lama saya tidak membagikan materi analisis teknikal baru untuk pembaca sekalian. Nah mumpung masih dalam suasana liburan, saya punya banyak waktu luang untuk menulis materi baru ini.

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang salah satu cabang dalam analisis momentum yang cukup populer dengan nama Advance Decline Line (A/D Line). AD Line ini dalam beberapa buku analisis teknikal dikategorikan sebagai breadth oscillator. Breadth oscillator ini sebenarnya mempunyai prinsip yang sama degan momentum, hanya saja objek yang diamati berbeda. Jika dalam momentum kita dapat menganalisis semua objek harga (harga saham BUMI, BBCA, dan lain-lain), sedangkan dalam breadth oscillator kita hanya dapat menganalisis market secara keseluruhan yang secara umum gambarannya dapat kita peroleh melalui Indeks Harga Saham.

Nah untuk lebih jelasnya, mari kita langsung bahas saja mengenai AD Line ini. Dalam AD Line kita disini harus mengamati seluruh saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia dan mencatat saham mana yang ditutup lebih tinggi dari perdagangan sehari sebelumnya serta mana yang ditutup lebih rendah. Memang saya akui agak merepotkan, tapi jika anda punya data yang lengkap dalam bentuk excel tentu tidak sulit untuk membuatnya. Jika data sudah siap, selanjutnya AD Line dapat dibuat dengan rumus :

(jumlah saham yang ditutup lebih tinggi – jumlah saham yang ditutup lebih rendah) + nilai AD Line sebelumnya

Rumusnya sangat simpel bukan... Tentu jika anda pertama kali memuat AD Line, maka anda tidak akan memiliki nilai AD Line sebelumnya kan... Oleh karena itu untuk perhitungan pertama kali dalam rumus ini, cukup berhenti sampai pada pengurangan jumlah saham yang ditutup lebih tinggi dan ditutup lebih rendah. 

Anda dapat menggunakan AD Line ini untuk memprediksi pergerakan Indeks Harga Saham. Dengan mengetahui pergerakan mayoritas saham, kita dapat lebih mudah untuk memprediksi arah pergerakan tren IHSG di masa depan. Jika seandainya banyak saham yang bergerak ditutup lebih rendah dari harga penutupan sehari sebelumnya sedangkan IHSG bergerak masih dalam tren positifnya, maka ini tentu sinyal waspada bagi IHSG. Kemungkinan besar, IHSG akan mengakhiri tren positifnya. 

Hal tersebut wajar, karena jika suatu kondisi pasar sedang tidak bagus umumnya para investor dan trader akan menjual saham-saham yang kurang baik terlebih dahulu. Umumnya saham-saham yang kurang baik adalah saham-saham yang berkapitalisasi pasar kecil. Sedangkan saham-saham blue chip akan ditahan lebih lama. Saham-saham blue chip dan berkapitalisasi pasar besar inilah yang cenderung memliki kekuatan lebih dalam menggerakkan IHSG karena indeks kita dibentuk berdasarkan market capitalization weighted average. Berikut adalah contohnya :

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Elf Coupons